Artikel

Ambient Indoor Air Quality

Identifikasi Sumber Polutan Kimia

 

Pengukuran Ambient Indoor Air Quality bertujuan adalah untuk mengetahui sumber senyawaan kimia yang diperkirakan menjadi sumber paparan terhadap para pekerja yang berada di lokasi kerja. Adapun Standar Methode yang digunakan baik untuk sampling dan analisa mengacu kepada:

  1. Standar Nasional Indonesia (SNI)
  2. National Institute of Occupational Safety & Helath (NIOSH), rev 2003

Sedangkan identifikasi sumber polutan kimia di perkirakan bersumber pada:

  • Karbon Monoksida dan Dioksida

Perkiraan sumber cemaran bersumber dari hasil pembakaran, keberadaannya di ruagan bisa berasal dari luar (External Source), dimana Polutan masuk melalui saluran ventilasi atau sebab lainnya dan dari dalam (internal Source), biasanya bersumber dari office machine.

 

  • BTX, VOC`s & Formadehide

Perkiraan sumber cemaran Bersumber dari barang furniture dan cat yang ada di ruang kerja (internal Source)

 

  • Nitrogen Dioksida, Sulphur Dioksida & Oksidan

Sumber polutan ini bisa dari berbagai macam, mulai dari adanya proses pembakaran, bahan kimia yang ada di lokasi kerja sampai dengan peralatan kerja. keberadaannya di ruangan bisa berasal dari luar (External Source), dimana Polutan masuk melalui saluran ventilasi atau sebab lainnya dan dari dalam (internal Source).

 

Metode sampling, jika di lihat dari klasifikasinya di bagi menjadi:

  1. Bedasarkan Periode Waktu Sampling
  2. Bedasarkan Lamanya Periode Waktu
  3. Bedasarkan Penempatan/lokasinya

Dalam kegiatan kali ini, jika di lihat dari periode waktu sampling maka memakai metode Short Time Sampling (seperti Electromagnetic, Radiasi Gamma, Randon, Parameter Fisika dan Ambient air quality).

Adapun jika di lihat dari penempatan dan atau lokasi sampling, maka jika di lihat dari sumber paparan metode sampling area di pergunakan untuk semua jenis pengukuran baik parameter Fisika, kimia dan mikrobiologi

 

∴ Selanjutnya kita akan membahas Teknik Sampling dan Pengukuran

Save